Cot Girek, Selasa (8/07/2025) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas ibadah umat dengan melaksanakan pengukuran arah kiblat di Masjid Al Muhajirin, Cot Girek. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga keagamaan dan akademisi dalam melayani kebutuhan spiritual masyarakat secara ilmiah dan tepat.
Tim pengukuran dipimpin oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf, H. Shaifuddin Fuady, S.Ag., M.A., serta Kasi Bimas Islam, Syukri, S.Ag. Mereka didampingi oleh staf Penyelenggara Zawa: Juli Adrizal, A.Md. dan Athaillah, S.H.I., serta menggandeng ahli ilmu falaq dari UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Ismail, S.Sos., M.A.

Dalam proses pengukuran, Dr. Ismail menggunakan alat bantu profesional perangkat optik guna menentukan arah kiblat secara presisi. Setelah pengukuran selesai, beliau menyampaikan penjelasan kepada para hadirin mengenai berbagai metode yang dapat digunakan untuk menentukan arah kiblat, antara lain:
- Metode Bayangan Matahari: Menggunakan momen istiwa a’dham ketika bayangan benda tegak lurus mengarah langsung ke Ka’bah.
- Metode Kompas & GPS: Menghitung azimut kiblat berdasarkan koordinat geografis lokasi masjid.
- Metode Theodolit: Cocok untuk pengukuran yang membutuhkan tingkat akurasi sangat tinggi pada pembangunan masjid skala besar.
- Perangkat Lunak Astronomi: Aplikasi digital berbasis data falak untuk membantu masyarakat dalam menentukan arah kiblat secara mandiri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Cot Girek, para penyuluh agama, staf KUA, Imam Masjid Al Muhajirin, pengurus BKM, serta Geusyik dan perangkat Desa Cot Girek,Pengurus Masjid Al Muhajirin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Kementerian Agama. Mereka berharap, dengan arah kiblat yang telah disesuaikan secara akurat, ibadah salat di masjid ini akan semakin khusyuk dan sah secara syar’I, Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi yang menyatukan ilmu, praktik, dan kepedulian sosial dalam menjaga kesakralan tempat ibadah dan meningkatkan kesadaran umat terhadap pentingnya arah kiblat.
📝 Penutup Kegiatan: Meninggalkan Jejak Kebaikan dan Ilmu
Kegiatan pengukuran arah kiblat di Masjid Al Muhajirin bukan hanya meninggalkan titik koordinat baru sebagai acuan ibadah, tetapi juga menanamkan pemahaman mendalam tentang pentingnya akurasi dalam pelaksanaan salat. Melalui dialog langsung dan penjelasan metode oleh Dr. Ismail, peserta baik dari unsur pemerintah desa, pengurus masjid, hingga penyuluh agama diberi pemahaman komprehensif tentang arah kiblat sebagai aspek syariat yang dapat dibuktikan secara ilmiah.Kehadiran dan keterlibatan aktif semua pihak, termasuk Tim dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, akademisi, dan masyarakat Cot Girek, memperlihatkan semangat kebersamaan dalam memuliakan tempat ibadah. Kegiatan ini membuktikan bahwa antara ilmu falaq, pelayanan keagamaan, dan kepedulian komunitas, ada jembatan kolaboratif yang memperkuat kesadaran spiritual umat.
🌙 Harapan Bersama untuk Masa Depan
Di akhir kegiatan, seluruh tim dan masyarakat mengharapkan agar pengukuran arah kiblat yang dilakukan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas ibadah di Masjid Al Muhajirin, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya di wilayah Aceh Utara untuk melakukan pengukuran arah kiblat secara tepat dan ilmiah.







