Meurah Mulia — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Meurah Mulia menjalin kerja sama lintas sektoral dengan SMP Negeri 3 Meurah Mulia dalam rangka pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an bagi peserta didik. Kerja sama ini diawali dengan pertemuan koordinasi yang dilaksanakan pada Senin, 09 Februari 2026, untuk menentukan waktu pelaksanaan serta model pengembangan program yang akan diterapkan di sekolah tersebut.
Pertemuan awal tersebut berlangsung di SMPN 3 Meurah Mulia dan dihadiri oleh Kepala Sekolah Saidah, S.Pd.I, serta Penyuluh Agama Islam Kecamatan Meurah Mulia, yaitu Drs. Iskandar, A’thaillah, S.HI.,M.H, Ismuhar, S.Sy, dan Karina, S.Pd.I.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas langkah-langkah strategis terkait pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan siswa. Penentuan jadwal kegiatan serta model pembelajaran menjadi fokus utama agar program dapat berjalan secara efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Meurah Mulia menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya penguatan pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah. Melalui kerja sama lintas sektoral ini, diharapkan para siswa mampu meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman.
Kepala SMPN 3 Meurah Mulia, Saidah, S.Pd.I, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan pihak sekolah untuk mendukung penuh pelaksanaan program, baik dari sisi sarana prasarana maupun partisipasi aktif peserta didik.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Meurah Mulia berharap Program Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik serta memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan dunia pendidikan.












